Berkabarnews.com, Siak - Wakil Bupati (Wabup) Siak, Syamsurizal, membuka secara secara resmi Sosialisasi EMIS GTK IMP bagi Kepala dan Operator Madrasah se-Kabupaten Siak, Rabu (22/4/2026).
Acara digelar di Balairung Datuk 4 Suku, Komplek Perumahan Rakyat Abdi Praja, Kecamatan Siak, dengan tema "Penguatan Kompetensi Operator Madrasah".
Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Idris, Education Management Information System - Guru dan Tenaga Kependidikan Integrated Management Platform (EMIS GTK IMP) adalah sistem aplikasi pendataan guru dan tenaga kependidikan di bawah naungan Kementerian Agama, yang saat ini sedang dalam tahap implementasi sistem baru.
"Sosialisasi ini bertujuan bagaimana para peserta, yakni Operator memahami bagaimana penggunaan sistem EMIS GTK IMP, serta peningkatan kemampuan operator dalam pengolahan data, dan juga peningkatan Kepala Madrasah dalam peningkatan mutu pendidikan," jelasnya.
Sosialisasi EMIS GTK IMP diikuti sebanyak 140 peserta, terdiri dari 90 peserta dari Madrasah Tsanawiyah, dan 50 peserta dari Madrasah Aliyah, yang masing-masing diikuti oleh Kepala Madrasah dan juga operator.
Wakil Bupati Siak Syamsurizal menjelaskan, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa, termasuk di Kabupaten Siak.
"Pemerintah Kabupaten Siak menempatkan pendidikan sebagai prioritas pembangunan, termasuk pendidikan madrasah yang memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang cerdas secara intelektual dan kokoh dalam akhlak islami," katanya.
Stamsurizal.menjelaskan, melalui visi Kabupaten Siak, yakni Terwujudnya Siak Hebat, Bermartabat, Berkarakter Budaya Melayu dan Berdaya Saing Berbasis Ekologi, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, khususnya di lingkungan pendidikan, menjadi kunci utama untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
Terkait dengan adanya sistem terintegrasi bernama EMIS GTK IMP Ini, pengisian data ini membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kerjasama dari semua pihak.
"Saya mengapresiasi kerja keras seluruh Kepala Madrasah, Guru, dan Operator Data yang telah berjuang mengelola administrasi pendidikan di tengah tuntutan tugas mengajar dan mendidik siswa. Peran Bapak/Ibu adalah ujung tombak keberhasilan sistem ini, dan Pemerintah Daerah akan terus mendukung kelancaran tugas-tugas administrasi di madrasah," ucapnya.
Wabup Siak juga menekankan pentingnya ketelitian dan validitas data. Pastikan setiap informasi yang diinput sesuai dengan dokumen asli, karena data tentunya akan menjadi acuan resmi dalam berbagai keperluan, mulai dari pengembangan karir hingga penyaluran hak-hak kesejahteraan.
"Jika terdapat kendala atau kesulitan teknis, segera koordinasikan dengan petugas yang telah ditunjuk agar dapat diselesaikan dengan cepat," ujarnya.
Wabup Siak juga mengingatkan bahwa percepatan penyelesaian pengisian data ini harus menjadi komitmen bersama.
"Seluruh Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Siak dapat menyelesaikan proses ini sesuai jadwal yang ditetapkan, sehingga Kabupaten Siak dapat menjadi daerah percontohan dalam pengelolaan data pendidikan madrasah yang modern dan terintegrasi," kata Syamsurizal.
Pemerintah Kabupaten Siak kata Wabup, akan terus bersinergi dengan Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah. Dukungan tidak hanya dalam bentuk pendanaan, tetapi juga fasilitas, pelatihan, dan pengembangan kompetensi guru, agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman termasuk dalam penguasaan teknologi informasi.
"Kita sebagai guru bukan hanya mengajar, tapi saya harapkan juga menjadi seorang pendidik dan juga orang tua. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja iklas dan beramal dalam melaksanakan kewajiban sebagai seorang guru," kata Wabup Siak.
Kegiatan Sosialisasi EMIS GTK IMP ini, juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Siak Fuadi Ahmad, Plt Kasi Pendidikan Islam Wandi Utama dan tamu undangan lainnya.**/inf